Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Belanda Kembali Berlakukan Lockdown

- Rabu, 10 Februari 2021 | 09:17 WIB
Suasana di Belanda saat lockdown dan pemberlakuan jam malam / [SuaraSulsel.id / Ashry Sallatu]
Suasana di Belanda saat lockdown dan pemberlakuan jam malam / [SuaraSulsel.id / Ashry Sallatu]

BELANDA, AYOJAKARTA.COM – Untuk menghindari dan sebagai langkah antisipasi gelombang ketiga kasus Covid-19, Pemerintah Belanda kembali memberlakukan lockdown atau karantina wilayah.

Selain sebagai antisipasi gelombang ketiga corona, lockdown ini juga dimaksudkan sebagai langkah pencegahan mutasi virus dari Inggris.

Sejak tanggal 23 Januari 2021, masyarakat harus sudah berada di rumah sebelum jam 9 malam.

Jam malam ini awalnya hanya sampai 10 Febuari 2021, tapi sepertinya akan diperpanjang lagi sampai tanggal 2 maret.

"Saya yang baru datang untuk studi merasakan suasana yang kurang baik. Karena aktivitas lebih banyak dilakukan di kamar," kata pelajar asal Indonesia, Ashry Sallatu kepada SuaraSulsel.id, Rabu (10/2/2021).

Menurut Ashry, pertemuan dengan dosen supervisor pun kebanyakan dilakukan secara virtual.

"Saya beberapa kali ke kampus, tapi di sana sangat sedikit orang yang datang. Saya kekampus tentu dengan menerapkan protokol yang ketat. Pakai masker, dan jaga jarak,"

Ashry mengaku merasakan kota di Belanda sangat sunyi. Tidak banyak aktivitas. Unit bisnis yang tidak penting seperti restoran, dan cafe ditutup.

Tempat yang buka hanya toko yang menjual kebutuhan penting seperti makanan. Toko lain beroperasi secara online dan wajib menyiapkan titik pengambilan barang.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

X