Di Malaysia, Ada Usul Pemerintah Manfaatkan Air Ruqyah untuk Bantu Tangani Covid-19

- Senin, 1 Februari 2021 | 14:29 WIB
Di Malaysia, Ada Usul Pemerintah Manfaatkan Air Ruqyah untuk Bantu Tangani Covid-19/ilustrasi
Di Malaysia, Ada Usul Pemerintah Manfaatkan Air Ruqyah untuk Bantu Tangani Covid-19/ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Selain pengobatan modern, pengobatan Islami juga bisa dijadikan salah satu alternatif yang perlu dipertimbangkan pemerintah Malaysia untuk menangani pasien Covid-19.

Usulan tersebut disampaikan oleh perwakilan eksekutif komite bidang kesehatan Pemerintahan Negeri Kelantan, Malaysia, Hilmi Abdullah, yang juga merupakan anggota Ikatan Dokter Islam DarusSalam Malaysia (DarusSalam).

Seperti dilansir laman berita di Malaysia, sinarharian.com.my, Hilmi mengatakan proposal itu dilontarkan untuk membantu Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menangani dan mengobati meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di negara tersebut.

“Sebagaimana yang terkandung di dalam Alquran. Alquran adalah mukjizat dan bisa menjadi obat untuk penyakit. Jadi selain menggunakan pengobatan modern, kita juga bisa mencoba menggunakan cara pengobatan islami.”

“Menurut kami, dengan izin dan pengawasan ketat dari KKM, pasien Covid-19 terpilih ini akan diberikan obat penawar yang dibacakan ayat ruqyah oleh perawat kami dan dimandikan dengan air bidara untuk jangka waktu dan waktu tertentu. Perbandingan harus dibuat secara ilmiah sebelum, selama dan setelah perawatan.”

“Dengan bantuan ahli Depkes, sebuah penelitian dapat dilakukan untuk menilai tingkat perubahan yang ditunjukkan oleh pasien yang terlibat. Obat untuk pasien harus rutin diminum, ”ujarnya kepada Sinar Harian, Senin 1 Februari 2021.

Sebelumnya, Hilmi meresmikan Konvokasi Gelar Kedokteran Islam DarusSalam kepada 59 lulusan Kelantan Generasi Dua. Hadir pula Ketua Umum DarusSalam Malaysia Abd Manaf Jusoh dan Kepala Perawat Islamic Treatment Center DarusSalam Kelantan Ibrahim Saad.

Menurut Hilmi, mungkin sekilas cara tersebut tidak banyak membantu untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di negeri ini. Namun, menurut dia, tidak salah untuk dicoba karena kombinasi pengobatan Islami dan modern ini terkadang dapat mengobati penyakit yang menurut pikiran tidak dapat disembuhkan.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Terkini

Facebook Resmi Ganti Nama Jadi Meta

Jumat, 29 Oktober 2021 | 06:36 WIB

Facebook Bakal Ganti Nama, Diumumkan Pekan Depan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 08:10 WIB

CEO Moderna Prediksi Akhir Pandemi Tak Lama Lagi

Senin, 27 September 2021 | 07:50 WIB

Jangan Abaikan 20 Gejala Umum Covid-19 Ini Ya

Sabtu, 25 September 2021 | 13:43 WIB
X