20 Tewas dan 17 Kritis Karena Ledakan AC di Masjid Bangladesh

- Minggu, 6 September 2020 | 17:25 WIB
Tubuh para korban ledakan masjid di Kota Dhaka, Bangladesh disimpan di Sheikh Hasina National Institute, kota setempat untuk diambil oleh keluarga, Minggu (6/9/2020).  Foto: EPA-EFE/STR.
Tubuh para korban ledakan masjid di Kota Dhaka, Bangladesh disimpan di Sheikh Hasina National Institute, kota setempat untuk diambil oleh keluarga, Minggu (6/9/2020). Foto: EPA-EFE/STR.

DHAKA, AYOJAKARTA.COM - Ledakan AC yang berada dalam masjid di Kota Narayanganj Bangladesh pada Jumat (4/9/2020) malam menewaskan 20 orang, dan membuat 17 orang lainnya berada dalam kondisi kritis

Melalui Kantor Berita Anadolu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil Bangladesh, Ershad Hossain mengatakan, ada bocah tujuh tahun, muazin serta imam masjid turut menjadi korban tewas dalam insiden tersebut.

Adapun para korban lainnya dirawat di Sheikh Hasina National Institute of Burn and Plastic Surgery di Ibu Kota Dhaka.

Tiga komite telah dibentuk untuk menyelidiki insiden tersebut, termasuk komite dari dinas pemadam kebakaran, lanjut Hossain.

Menurut wakil asisten direktur Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil Bangladesh, Anayet Hossain, para korban yang kondisinya kritis mengalami luka bakar di bagian tenggorokan.

Dokter rumah sakit menyebutkan para korban mengalami luka bakar 30-70% di sekujur tubuhnya.

Presiden Abdul Hamis, Perdana Menteri Sheikh Hasina serta Menteri Agama menyampaikan kesedihan mendalam atas peristiwa tersebut. Mereka juga memerintahkan bantuan bagi para korban dan meminta penyelidikan insiden tersebut.

Menteri ESDM Nasrul Hamid langsung menginstruksikan seluruh perusahaan pemasok listrik agar memeriksa koneksi aliran listrik dan kondisi AC di masjid, kelenteng, dan lembaga agama lainnya di area jangkauan mereka.

Investigasi telah dimulai, ia menambahkan, dan mengatakan penyebab utama ledakan belum dapat dipastikan namun ledakan tersebut berasal dari AC.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

X