Diduga Terlibat Pembunuhan Qassem Soleimani, Iran Perintahkan Tangkap Donald Trump

- Selasa, 30 Juni 2020 | 10:58 WIB
Presiden AS Donald Trump/ Aljazeera
Presiden AS Donald Trump/ Aljazeera

TEHERAN, AYOJAKARTA.COM - Presiden Donald Trump menghadapi tuduhan terlibat dalam kasus serangan yang menewaskan Komandan Garda Revolusi Iran, Qassem Soleimani pada 3 Januari lalu. Atas hal itu, Iran memerintahkan agar orang nomor wahid di Amerika tersebut untuk ditangkap.

Mengutip laporan berita ISNA, Jaksa Ali Alqasimehr menduga Trump terlibat dalam aksi terorisme tersebut. Ia akan mengejar Trump hingga dapat, meski ia tak lagi menjabat sebagai presiden di AS.

Alqasimehr juga dikutip mengatakan Iran telah meminta "red notice" untuk Trump, yakni pemberitahuan tingkat tertinggi yang dikeluarkan oleh Interpol.

Di bawah "red notice", otoritas setempat melakukan penangkapan atas nama negara. Pemberitahuan tidak dapat memaksa negara untuk menangkap atau mengekstradisi tersangka, tetapi dapat menempatkan pemimpin pemerintah membatasi perjalanan tersangka.

AYO BACA : Menyusul Twitter, Instagram dan Facebook Kompak Blokir Kampanye Trump

Setelah menerima permintaan "red notice", Interpol bertemu dengan komite dan membahas apakah akan membagikan informasi atau tidak dengan negara-negara anggotanya. Interpol tidak memiliki persyaratan untuk membuat pemberitahuan apa pun ke publik, meskipun beberapa dipublikasikan di situs webnya.

Interpol, yang berbasis di Lyon, Prancis, mengatakan bahwa konstitusinya melarangnya melakukan intervensi atau kegiatan apa pun yang bersifat politik, militer, agama atau ras. 

"Karena itu, jika atau ketika ada permintaan seperti itu dikirim ke Sekretariat Jenderal, Interpol tidak akan mempertimbangkan permintaan seperti ini," ujar pernyataan Interpol, dilansir Aljazirah.

Utusan AS untuk Iran, Brian Hook menggambarkan tindakan Iran sebagai aksi propaganda. Brian mengatakan, Interpol tidak akan melakukan intervensi dan mengeluarkan "red notice" yang didasarkan pada sifat politik.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

CEO Moderna Prediksi Akhir Pandemi Tak Lama Lagi

Senin, 27 September 2021 | 07:50 WIB

Jangan Abaikan 20 Gejala Umum Covid-19 Ini Ya

Sabtu, 25 September 2021 | 13:43 WIB
X