Duh... Di Tengah Pandemi Corona, Pelecehan Anak di Thailand Catat Rekor Tertinggi

- Minggu, 21 Juni 2020 | 11:58 WIB
Ilustrasi pelecehan anak
Ilustrasi pelecehan anak

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kasus pelecehan seksual anak secara daring di Thailand mencapai rekor tertinggi tahun ini di tengah pandemi COVID-19 yang juga menyerang negara gajah putih tersebut.

Menurut polisi Thailand, seperti dilansir Asia One, predator cybersex mengeksploitasi krisis virus corona.

Gugus tugas Internet Crime Against Children (TICAC) yang dipimpin polisi telah menyelamatkan lebih dari 100 anak dalam dua bulan terakhir. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari 53 korban yang ada pada tahun 2018, yang merupakan angka tahunan tertinggi sejak tahun 2016.

"Anak-anak tidak bersekolah dan penjahat memanfaatkan ini untuk mencari penghasilan selama menganggur," kata Kepala TICAC, Kolonel Polisi Thakoon Nimsomboon. 

Internet berkecepatan tinggi yang murah dan meningkatnya jumlah anak yang memiliki ponsel pintar juga menjadi pememicu kejahatan cybersex dalam beberapa tahun terakhir. Anak-anak dari Thailand hingga Filipina dieksploitasi melalui streaming langsung untuk membayar klien di seluruh dunia.

Pejabat dan aktivis melihat pelecehan cybersex anak memburuk saat pandemi virus corona karena keluarga berjuang untuk mencari nafkah, sementara anak-anak di rumah bermain internet.

Sejak pertengahan April, satuan tugas kepolisian telah memulihkan lebih dari 150.000 file materi pelecehan seksual anak dan membuka 53 kasus. Pada 2019, terdapat 72 kasus yang melibatkan 46 korban.

"Ada kemungkinan besar bahwa angka tahun ini akan mencapai rekor tertinggi, terutama karena petugas memiliki waktu untuk melakukan investigasi karena berkurangnya kejahatan di jalanan," kata Thakoon, yang juga wakil komandan unit anti-perdagangan manusia.

Thailand tengah meningkatkan upaya untuk mengatasi pelecehan seks anak dalam beberapa tahun terakhir, dengan peluncuran TICAC oleh Polisi Thailand pada tahun 2016. Satuan tersebut bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah setempat untuk melacak pelanggar dan korban.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

CEO Moderna Prediksi Akhir Pandemi Tak Lama Lagi

Senin, 27 September 2021 | 07:50 WIB

Jangan Abaikan 20 Gejala Umum Covid-19 Ini Ya

Sabtu, 25 September 2021 | 13:43 WIB
X