ABK WNI Kapal Pesiar Meninggal karena Corona, Orang Tua: Ia Pencari Nafkah Keluarga

- Selasa, 26 Mei 2020 | 12:55 WIB
Pujiyoko
Pujiyoko

AYOJAKARTA.COM --  Keluarga Pujiyoko (27), ABK Indonesia yang meninggal karena virus corona, menuntut pihak Royal Caribbean Cruises karena dianggap abai melindungi para pekerjanya. 

Pujiyoko meninggal dunia bulan April lalu setelah hasil tesnya menunjukkan positif virus corona.

Dikenal sebagai seorang yang suka bepergian, berpetualang, dan mencintai kehidupan, Pujiyoko yang tumbuh dalam keluarga miskin mengadu nasib di kapal pesiar Symphony of the Seas.

Dengan bekerja di kapal, ia tidak hanya ingin menafkahi keluarganya, tapi juga mewujudkan mimpinya untuk berkeliling dunia.

"Dia senang sekali bekerja di kapal itu. Dia mendengar tentang pekerjaan itu dari temannya, lalu meminta izin saya, akhirnya saya izinkan," kata ayahnya, Isanto.

"Ini keinginannya sendiri. Ia memang adalah pencari nafkah bagi keluarga kami."

Pujiyoko bekerja di bagian tata graha atau housekeeping.

Pada 23 Maret lalu, seminggu setelah para penumpang kapal tempat Pujiyanto bekerja berlabuh di Miami, Amerika Serikat, ia merasakan gejala seperti tertular virus corona.

Berdasarkan gugatan yang diajukan pihak keluarga ke pengadilan Miami, disebutkan gejala yang dialami Pujiyoko semakin memburuk setiap melakukan konsultasi mingguan di fasilitas kesehatan kapal pesiar tersebut.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Jangan Abaikan 20 Gejala Umum Covid-19 Ini Ya

Sabtu, 25 September 2021 | 13:43 WIB
X