“Perang” Lawan Corona, Filipina Perpanjang Lockdown hingga 9 Minggu

- Rabu, 13 Mei 2020 | 08:52 WIB
Presiden FIlipina Rodrigo Duterte. (Istimewa)
Presiden FIlipina Rodrigo Duterte. (Istimewa)

MANILA, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Filipina mengambil kebijakan untuk memperpanjang masa lockdown hingga sembilan minggu di sejumlah daerah pada akhir pekan ini.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte, ini akan menjadi lockdown paling panjang dan ketat di dunia dalam mengatasi wabah Covid-19. Duterte menyebutkan rencana memperpanjang lockdown tersebut dalam pertemuan dengan gugus tugas Covid-19 Filipina yang ditayangkan di televisi pemerintah pada Selasa (12/5/2020).

AYO BACA : Resmi, Filipina Batalkan ASEAN Para Games 2020

Namun dalam pertemuan tersebut tidak disebutkan secara spesifik daerah-daerah yang ditetapkan. Menyadur dari Channel News Asia, jika masa perpanjangan itu benar-benar diterapkan, akan lebih lama dari karantina wilayah di Kota Wuhan yang mencapai 76 hari.

Adapun di Manila, masih menyisakan dua minggu lagi, sejak diperpanjang pada bulan lalu. Perpanjangan masa karantina wilayah di Filipina nantinya akan memakan waktu hingga 11 minggu atau 80 hari lamanya.

AYO BACA : Duterte Ancam Tembak Mati Warga yang Langgar Lockdown

Filipina telah mencatat lebih dari 11.000 kasus positif Covid-19 dan mencatatkan kasus kematian 751. Sejauh ini Filipina telah menguji 158.000 orang.

Presiden Duterte mengatakan langkah-langkah juga akan dilonggarkan di beberapa tempat. Namun terus mengingatkan untuk waspada dan memakai masker adalah 'suatu keharusan'.

"Bagi mereka yang diizinkan keluar dan bekerja dan bagi yang tidak, ingat bahwa pelonggaran pembatasan ini bukan untuk mengatakan Covid tidak ada lagi," kata Duterte pada pertemuan tersebut.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

X