Semua Tentang Indonesia dalam Bahasa Mandarin

- Jumat, 22 November 2019 | 20:58 WIB
Dubes RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun (empat kiri), Kepala BI Perwakilan Beijing Arief Hartawan (tiga kiri), dan Wakil Direktur Lembaga Strategi Internasional China Prof. Zhang Guochun (tiga kanan) foto bersama para akademisi dan perwakilan negara-negara sahabat dalam peluncurkan buku Indonesia berbahasa Mandarin (Antara/M Irfan Ilmie)
Dubes RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun (empat kiri), Kepala BI Perwakilan Beijing Arief Hartawan (tiga kiri), dan Wakil Direktur Lembaga Strategi Internasional China Prof. Zhang Guochun (tiga kanan) foto bersama para akademisi dan perwakilan negara-negara sahabat dalam peluncurkan buku Indonesia berbahasa Mandarin (Antara/M Irfan Ilmie)

BEIJING, AYOJAKARTA.COM -- Peneliti Senior Lembaga Strategi Internasional China (CASS) Profesor Xu Liping menerbitkan buku tentang Indonesia dalam Bahasa Mandarin.

Buku berjudul Indonesia atau Yindunixiya yang ditulis bersama Dr Xue Song dari Fudan University di Shanghai dan Liu Chang sebagai asisten profesor di Pusat Penelitian Internasional China (CIIS) tersebut diluncurkan di Beijing, Jumat (22/11/2019).

''Mungkin ini yang pertama buku yang menggambarkan secara utuh tentang Indonesia dalam bahasa Mandarin,'' kata Xu.

Buku setebal 446 halaman tersebut berisi tentang teritori, populasi, adat-istiadat, kehidupan beragama, politik, undang-undang dasar, sistem pemilu, pemerintahan, legislatif, ekonomi, industri, transportasi, militer, pendidikan, kebudayaan. Juga beberapa hal penting lainnya tentang kerja sama Indonesia-China.

Pada halaman 367 dalam Bab Pemberitaan dan Publikasi, Xu menyinggung tentang sejarah dan sepak terjang Lembaga Kantor Berita Nasional Antara sebagai satu-satunya kantor berita yang masih eksis di Indonesia sejak pertama kali berdiri pada 13 Desember 1937.

Secara gamblang, buku bertuliskan karakter Hanzi sederhana itu memuat struktur hierarkhi kemiliteran di Indonesia berikut kepangkatannya yang diterjemahkan dalam Bahasa Mandarin.

''Biar masyarakat di sini tahu bahwa Indonesia itu negara besar dan tidak terbelakang serta banyak memiliki objek wisata yang cantik,'' harap profesor yang fasih berbahasa Indonesia itu.

Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada para penulis buku tersebut.

''Tentu buku ini sangat menarik dan informatif,'' ujarnya yang dalam kesempatan tersebut.

Halaman:

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo

Tags

Terkini

X