Insentif Nakes, Pemkab Bogor Siapkan Anggaran Rp 60 Miliar

- Senin, 2 Agustus 2021 | 10:33 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin (Dok Pemkab Bogor)
Bupati Bogor Ade Yasin (Dok Pemkab Bogor)

KABUPATEN BOGOR, AYOJAKARTA - Anggaran sebesar Rp60 miliar disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan (Nakes) 2021.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, disiapkannya anggaran tersebut menyusul adanya perubahan kebijakan dari pemerintah pusat, yang mengharuskan pemerintah daerah memberikan insentif terhadap nakes di 2021 ini.

"Kalau sebelumnya insentif nakes ditanggung oleh Kementrian Kesehatan, saat ini insentifnya dialihkan jadi tanggungjawab pemerintah daerah. Makannya kami siapkan anggarannya," katanya, Senin 2 Agustus 2021.

Ade Yasin menilai, pemberian insentif terhadap nakes dinilai memang perlu dilakukan. Hal ini mengingat betapa beratnya tugas dan tanggungjawab nakes dalam menghadapi Covid-19.

"Tentunya kita semua harus mengapresiasi kinerja para nakes yang sudah berjuang di garis depan melawan Covid-19. Jadi saya rasa sudah sewajarnya jika pemerintah mengapresiasinya melalui pemberian insentif," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Ade Jaya Munadi menjelaskan, dari Rp60 miliar yang disiapkan, sekitar Rp34,8 miliar di antaranya telah dicairkan untuk insentif periode Januari dan Februari 2021.

Akibat insentif nakes yang kini ditanggung oleh pemerintah daerah, jumlah yang diberikan pun ikut berkurang. Mengingat insentif nakes yang diberikan menyesuaikan kemampuan anggaran pemerintah daerah masing-masing.

"Kalau dulu kan dibayar langsung oleh Kementerian Kesehatan, sekarang kan dibayar oleh pemerintah daerah, jadi ada pengurangan nominal insentif. Karena kami juga mesti mengukur kemampuan anggaran kami," ungkapnya.

Jika pada 2020 dokter spesialis sebelumnya mendapatkan insentif sebesar Rp15 juta, kini Rp7,5 juta. Dokter umum atau gigi sebelumnya Rp10 juta kini Rp5 juta. Bidan atau perawat sebelumnya Rp7,5 juta kini Rp3,75 juta. Dan tenaga kesehatan lainnya sebelumnya Rp5 juta kini menjadi Rp2,5 juta. 

Halaman:

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Rencana Pembukaan Wisata Malam Kebun Raya Bogor Dikritik

Senin, 27 September 2021 | 19:11 WIB

Makin Macet, Pembangunan Jalur Puncak 2 Kian Penting

Minggu, 26 September 2021 | 10:50 WIB

Kisruh Lahan Rocky Gerung dengan Sentul City Kian Samar

Jumat, 24 September 2021 | 10:33 WIB
X