KPAID Bogor Luncurkan Program E-Konseling dan Beri Penghargaan pada Insan Pers Ramah Anak

- Jumat, 23 Juli 2021 | 18:31 WIB
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor Dudih Syiarudin, saat memberikan penghargaan kepada wartawan ramah anak Kota Bogor (Yogi Faisal)
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor Dudih Syiarudin, saat memberikan penghargaan kepada wartawan ramah anak Kota Bogor (Yogi Faisal)

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Bertepatan dengan Hari Anak Nasional yang jatuh pada Jumat 23 Juli 2021 hari ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor meluncurkan program pelayanan konseling berbasis online bagi masyarakat Kota Bogor.
 
Ketua KPAID Kota Bogor Dudih Syiarudin mengatakan, diluncurkannya program bertajuk 'E-Konseling' itu demi memberikan sekaligus memudahkan pelayanan konseling kepada masyarakat. Khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
 
"Seperti kita ketahui bersama, di masa pandemi Covid-19 ini, kita semua sulit beraktivitas karena banyak pembatas kegiatan masyarakat. Makannya kami mensiasati inik semua dengan memanfaatkan pelayanan berbasis daring bagi masyarakat lewat E-Konseling ini," katanya, Jumat 23 Juli 2021.
 
Dengan adanya program E-Konseling itu, masyarakat tetap bisa berkonsultasi dengan psikolog dan psikiater yang sudah disiapkan KPAID Kota Bogor.
 
"Jadi meskipun di tengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat tetap bisa berkonsultasi dengan layanan E-Konseling ini. Jadi kami tetap bisa memberikan berbagai perhatian, pelayanan, untuk menjawab berbagai keresahan masyarakat. Supaya masyarakat di masa pandemi sekalipun, minimal masalahnya bisa terurai," ujarnya.
 
Komisioner KPAID Kota Bogor Sumedi menjelaskan, secara umum, E-Konseling tersebut menyediakan tiga layanan utama. Pertama, layanan untuk persoalan anak, persoalan keluarga hingga persoalan untuk kaum perempuan.
 
Tak hanya itu, dalam E-Konseling juga masyarakat bisa berkonsultasi tentang berbagai keluhan pada anak. Seperti konsultasi terkait pembelajaran daring, yang saat ini tengah menjadi metode pembelajaran utama yang dilakukan sejumlah satuan pendidikan.
 
"Orang tua juga bisa konsultasi soal kesulitan pembelajaran jarak jauh. Karena ada saja orang tua yang merasa kesulitan menghadapi anak yang belajar daring. Karena permasalahan ini bisa memunculkan efek lain, kemungkinan akan ada kekerasan terjadi akibat efek jenuhnya pembelajaran daring," ungkapnya.
 
Untuk mendapatkan layanan E-Konseling, caranya cukup mudah. Masyarakat tinggal membuka www.ekonselingsiaga.online dilanjutkan dengan melakukan registrasi terlebih dahulu. Registrasi dilakukan dengan syarat melampirkan foto KTP. 
 
"Karena layanan ini khusus warga Kota Bogor, makannya saat registrasi masyarakat harus melampirkan foto KTP. Setelah itu masyarakat tinggal mengikuti langkah-langkah selanjutnya. Baru masyarakat bisa langsung mencurahkan permasalahannya," ujarnya.
 
Lantaran baru diluncurkan per hari ini, dalam satu hari E-Konseling hanya mampu melayani 10 orang, dengan jumlah psikolog dan konselor sebanyak 5 orang. 
 
"Sifat layanan ini online. Jadi saat masyarakat sudah register, masyarakat bisa langsung mengucurkan permasalahannya. Nantinya para konselor bisa langsung melihat keluhan masyarakat. Jadi sistemnya live chat di website. Saat ini layanan baru bersifat chat saja, untuk suara atau video belum. Mungkin kedepannya akan kami mutakhirkan kembali, mungkin kedepannya kita akan coba agar layanan ini bisa berbasis android," ujar dia. 
 
Untuk pelayannya sendiri, E-Konseling beroprasi mengikuti hari kerja dan jam kerja, yakni pada hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
 
"Tapi masyarakat diberikan kebebasan mau akses E-Konseling kapan pun itu. Tapi nanti psikolog dan konselor akan meresponnya pada saat hari kerja dan jam kerja," ujarnya.
 
Sekadar diketahui, program E-Konseling itu merupakan program KPAID Kota Bogor dengan sejumlah instansi pemerintah Kota Bogor. Seperti Pusat Pendidikan Keluarga (Puspaga) Kota Bogor, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kota Bogor.
 
Dalam peluncuran program E-Konseling itu, KPAID Kota Bogor juga memberikan penghargaan kepada insan pers yang perhatian terhadap isu-isu anak di Kota Bogor. 
 
"Kepada Yogi Faisal dari Ayomedia Network dan Shabrina Zakaria dari Republika, kami haturkan terimakasih banyak karena selalu fokus mengawal persoalan dan isu-isu strategis tentang anak di Kota Bogor," katanya. 
 
 

 

 

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Rencana Pembukaan Wisata Malam Kebun Raya Bogor Dikritik

Senin, 27 September 2021 | 19:11 WIB

Makin Macet, Pembangunan Jalur Puncak 2 Kian Penting

Minggu, 26 September 2021 | 10:50 WIB

Kisruh Lahan Rocky Gerung dengan Sentul City Kian Samar

Jumat, 24 September 2021 | 10:33 WIB
X