Pengelolaan Sampah di Bogor Masih Belum Maksimal

- Selasa, 27 Agustus 2019 | 09:51 WIB
Ilustrasi (Antara)
Ilustrasi (Antara)

BOGOR, AYOJAKARTA.COM--Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) memberikan pelatihan petugas Tempat Pengolahan Sampah (TPS) di Kota Bogor, Jawa Barat untuk meningkatkan kinerjanya.

Ketua Tim Pengmas FKM UI, Zakianis menjelaskan dirinya berharap melalui pelatihan yang kami sediakan, mampu meningkatkan kinerja Tempat Pengolahan Sampah Sementara yang berkonsep 3R (TPS3R) sehingga pemerintah daerah lebih mudah dalam memantau dan melakukan pembinaan terhadap TPS3R dan juga timbunan sampah ke TPS diharapkan dapat berkurang.

"Dengan meningkatnya kinerja maka pengoperasian kegiatan (Tempat Pengolahan Sampah Sementara yang berkonsep 3R (TPS3R) dapat berjalan lebih optimal," ujarnya, Selasa (27/8/2019).

Kegiatan Pengmas bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dilaksanakan pada 22 dan 23 Agustus 2019 di kampus FKM UI Depok dan TPS3R Mutiara Bogor Raya.

Sejak 2011, pemerintah membangun Tempat Pengolahan Sampah Sementara yang berkonsep 3R yang bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah di TPA. Pengelolaan TPS3R diserahkan kepada masyarakat sehingga masyarakat secara mandiri.

Jumlah TPS3R di Indonesia sebanyak 981 yang tersebar di berbagai kota-kota di Indonesia. Namun sayangnya, hanya 10 persen yang berfungsi dengan baik. Disamping itu, jumlah TPA di Indonesia hanya sebanyak 537 sehingga untuk menampung sampah juga terbatas.

"Anggaran belanja untuk pengelolaan persampahan juga masih rendah, karena terbatasnya dana yang dimiliki oleh pemerintah," lanjutnya.

Pelatihan ini mengajarkan pengelola untuk dapat menilai kinerjanya secara mandiri serta mengidentifikasi bagian yang dapat ditingkatkan kinerjanya.

Materi pelatihan berupa pendokumentasikan peraturan perizinan TPS3R; pendokumentasian SK pengelola TPS3R, penyusunan dokumen rencana kerja, menyusun tata laksana kerja TPS3R, pembinaan dalam melakukan pencatatan dan pelaporan tentang keuangan, jumlah timbulan sampah, jumlah sampah yang diolah, hasil penjualan sampah, dan lain-lain.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Makin Macet, Pembangunan Jalur Puncak 2 Kian Penting

Minggu, 26 September 2021 | 10:50 WIB

Kisruh Lahan Rocky Gerung dengan Sentul City Kian Samar

Jumat, 24 September 2021 | 10:33 WIB

Investasi Bodong Guru di Bogor, Ini Modusnya

Kamis, 23 September 2021 | 19:58 WIB

Guru MI di Bogor Tipu 837 Orang Lewat Investasi Bodong

Kamis, 23 September 2021 | 18:03 WIB
X