Ditargetkan Selesai Desember, Pekerjaan Alun-alun Kota Bogor Capai 74 Persen

- Jumat, 19 November 2021 | 16:42 WIB
Jajaran Komisi III DPRD Kota Bogor saat meninjau proses pembangunan Alun-alun Kota Bogor, di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. (Yogi Faisal)
Jajaran Komisi III DPRD Kota Bogor saat meninjau proses pembangunan Alun-alun Kota Bogor, di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. (Yogi Faisal)

 

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Pembangunan Alun-alun Kota Bogor terus digenjot. Terakhir, pembangunan yang menelan anggaran sebesar Rp13,6 miliar tersebut sudah mencapai 74 persen dari target pengerjaan.
 
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan, saat ini pengerjaan pembangunan Alun-alun Kota Bogor telah mencapai tahap finishing atau penyelesaian.
 
"Secara umum saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 74 persen. Kami menargetkan pada pekan ini pekerjaannya sudah mencapai 80 persen," katanya, Jumat 19 November 2021.
 
Wanita yang akrab disapa Esti itu menjelaskan, beberapa pengerjaan masih memerlukan tahap akhir dan perlu finalisasi. Khususnya pengerjaan yang sifatnya struktur.
 
Pihaknya menargetkan, hingga akhir November 2021 ini tahap pekerjaan yang sifatnya fabrikasi dapat segera datang dan terpasang secara menyeluruh.
 
Saat ini beberapa zona sudah memasuki tahap penyelesian. Seperti penanaman tanaman di zona botani, tulisan ‘Alun-alun Kota Bogor’ sudah tersedia, penanaman rumput di berbagai titik, serta rencana penanaman pohon beringin korea yang akan ditanam di berbagai segmen di Alun-alun Kota Bogor tersebut.
 
"Untuk zona plaza dan area jogging track sudah masuk tahap finalisasi. Prediksi kami, mungkin akhir bulan ini semua struktur sudah selesai tinggal finalisasi," ujarnya.
 
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin, merekomendasi Disperumkim Kota Bogor agar menambah Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mempercepat pembangunan. Mengingat pembangunan alun-alun berkejaran dengan musim hujan.
 
Meski berkejaran dengan waktu, Zaenul menegaskan, kualitas dari pembangunan tetap harus dijaga serta sesuai dengan perencanaan.
 
“Pengerjaan harus sesuai dengan kontrak, dengan perencanaan, dengan gambar yang ada. Tidak bisa karena waktu mepet pekerjaan asal asalan. Jangan seperti itu yah jika tidak mau berurusan dengan hukum," katanya. 
 
 

Editor: Firda Puri

Tags

Terkini

6 Oleh-oleh Khas Bogor yang Wajib Dibeli!

Sabtu, 20 November 2021 | 17:09 WIB
X