Ini Rencana Besaran Tarif Bus Kita Trans Pakuan Tahun Depan

- Rabu, 10 November 2021 | 16:19 WIB
Penampakan Bus Kita Trans Pakuan yang merupakan hasil kolaborasi Pemkot Bogor dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) lewat Buy The Service (BTS). (Dok Pemkot Bogor)
Penampakan Bus Kita Trans Pakuan yang merupakan hasil kolaborasi Pemkot Bogor dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) lewat Buy The Service (BTS). (Dok Pemkot Bogor)

 

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengakui amino masyarakat sangat tinggi terhadap Bus Kita Trans Pakuan yang beroperasi melayani masyarakat Kota Bogor di koridor 5 rute Stasiun Bogor - Ciparigi.
 
Bima Arya menyebut, sejak beroperasi pada Selasa 2 November 2021 lalu, bus hasil kerjasama Pemkot Bogor dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu, sudah mendapatkan tempat khusus di hati masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan tingginya animo masyarakat yang naik Bus Kita Trans Pakuan.  
 
"Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dengan Bus Kita Trans Pakuan ini. Sekarang tinggal bagaimana cara kami menggencarkan kembali sosialisasi bus ini kepada masyarakat," katanya, Rabu 10 November 2021.
 
Kendati saat ini Bus Kita Trans Pakuan masih gratis hingga akhir tahun 2021, namun Pemkot Bogor saat ini tengah merumuskan berapa kisaran tarif yang pas untuk diterima pada Bus Kita Trans Pakuan tersebut pada tahun depan.
 
Bima Arya ingin, jika tarif Bus Kita Trans Pakuan bisa lebih bersahabat dengan kantong masyarakat. Agar kedepannya bus tersebut bisa menarik minat masyarakat untuk beralih menggunakan moda transportasi publik tersebut.
 
"Yah minimal tidak jauh dari tarif angkot. Kalau angkot kan Rp3.500. Mungkin kalau Bus Kita Trans Pakuan bisa Rp5.000 hingga Rp7.000 karena kan sifatnya bersambung ke semua koridor," ungkapnya.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, sejak diluncurkan pada Selasa 2 November 2021 lalu, Bus Kita Trans Pakuan nampaknya sudah mendapatkan hati di masyarakat Kota Bogor.
 
Tercatat hingga Minggu 7 November 2021 kemarin, bus hasil kerjasama Pemkot Bogor dengan BPTJ Kemenhub itu, sudah mengangkut 10.977 penumpang sejak diluncurkan satu pekan terakhir ini.
 
Direktur Angkutan BPTJ Tatan Rustandi mengatakan, bus yang beroperasi di jalur trayek koridor 5 Stasiun Bogor - Ciparigi itu, memang tengah digandrungi oleh masyarakat.
 
Berdasarkan data yang ada pada pihaknya, rata-rata jumlah penumpang harian Bus Kita Trans Pakuan itu berkisar di angka 1.830 penumpang perhari.
 
"Total penumpang hingga Minggu 7 November 2021 kemarin di angka 10.977. Penumpang paling banyak itu pada Sabtu 6 November 2021 di angka 2.400 penumpang. Tapi kalau dipukul rata, perhari bisa mencapai 1.830 penumpang," katanya.
 
Menurut Tatan, antusiasme warga Kota Bogor menjadi semangat bagi operator dan semua pihak yang terlibat untuk meningkatkan pelayanan. Kendati demikian, masih banyak yang harus diperbaiki, baik meliputi sarana, prasarana, maupun operasional. 

Editor: Firda Puri

Tags

Terkini

6 Oleh-oleh Khas Bogor yang Wajib Dibeli!

Sabtu, 20 November 2021 | 17:09 WIB
X