Horor, Balai Kota Bogor Diselimuti Wangi Kemenyan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:22 WIB
Balaikota Bogor (Yogi Faisal)
Balaikota Bogor (Yogi Faisal)

 

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA - Ratusan budayawan beserta puluhan organisasi kemasyarakatan (Ormas) geruduk Balai Kota Bogor. Kedatangan ratusan budayawan itu untuk mempertanyakan kajian ilmiah soal wisata malam bertajuk 'Glow' yang ada di Kebun Raya Bogor (KRB).
 
Selain berorasi, ratusan budayawan dan ormas itu juga sempat menggelar sejumlah atraksi kebudayaan berupa tari-tarian lengkap dengan sejumlah alat musik tradisional, lengkap diiringi orasi dari para orator yang datang.
 
Tak hanya itu, sepanjang aksi unjuk rasa masa aksi juga membakar sejumlah wangi-wangian. Mulai dari dupa, kemenyan, buhur dan wewangian lainnya, yang membuat kompleks pemerintahan Balaikota Bogor diselimuti wewangian khas ritual adat Sunda.
 
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengaku secara umum pihaknya sudah menampung aspirasi yang disampaikan masa aksi, yang intinya mereka ingin ada beberapa hal yang disampaikan kepada pihak yang berwenang khususnya pengelolaan Kebun Raya Bogor
 
"Saat ini tentu kami sifatnya menjembatani aspirasi itu. Insya Allah nanti akan kami akomodir, tujuannya untuk menampung lebih konkrit, lebih detail apa-apa saja pokok-pokok pikiran yang harus kami sampaikan kepada pengelola," katanya, Rabu 13 Oktober 2021.
 
"Jadi dari situ mudah-mudahan ada titik temu, agar ini tidak berlarut-larut dengan terbawanya permasalahan yang bukan substansinya. Takutnya ditunggangi oleh hal-hal yang politis yang berujung pada kontraproduktif," sambungnya.
 
Dedie menilai, apa yang dikeluhkan para budayawan tentunya harus menjadi perhatian. Meski secara umum Pemkot Bogor tidak terlibat dalam substansi Kebun Raya Bogor, namun suara-suara ini tentunya cukup penting untuk dapat didengarkan.
 
"Kalau kami melihatnya keberadaan Kebun Raya Bogor ini sebagai penerima manfaat. Cuma memang ada hal-hal yang meresahkan di masyarakat tentunya harus jadi pembelajaran dan menjadi hal-hal yang harus kita bicarakan kembali, agar sesuatu yang lebih baik menjadi lebih baik lagi," tutupnya.

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Mulai Hari ini 36 SD di Kota Bogor Gelar PTM Terbatas

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:27 WIB
X