Baru 816 Pohon di Kota Bogor yang Terdata Kesehatannya

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:36 WIB
Pohon (Ilustrasi/ Pixabay)
Pohon (Ilustrasi/ Pixabay)

 

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor buka suara soal kondisi kesehatan sejumlah pohon yang berada di pusat kota dan sejumlah jalan protokol di Kota Bogor.
 
Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, pada Disperumkim Kota Bogor Irfan Zacky mengatakan, secara umum pihaknya rutin melakukan perawatan terhadap sejumlah pohon yang berada di jalan protokol dan pusat kota.
 
Bahkan, pemangkasan dahan pohon hingga penebangan kerap kali dilakukan pihaknya, demi mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan terjadi. Seperti dahan pohon patah dan menimpa masyarakat.
 
"Kami juga melanjutkan program penelitian KTP Pohon, untuk menginventarisir kondisi pohon yang ada di Kota Bogor. Jadi kami data mana pohon yang sehat atau kategori hijau, mana pohon yang kondisinya kurang sehat," katanya, kepada ayobogor.com Selasa 12 Oktober 2021.
 
Bagi pohon yang berada dalam kondisi kurang sehat, biasanya pihaknya melakukan pemangkasan terhadap dahan pohon. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi beban pohon untuk menghindari peristiwa dahan patah.
 
"Kalau memang diperlukan, kami juga tidak segan untuk menebang pohon. Atau memotong dahan-dahan pohon yang keropos untuk mengurangi resiko dahan patah," ujarnya.
 
Irfan menjelaskan, sejak dua hingga tiga bulan lalu, Disperumkim Kota Bogor telah melakukan pemeliharaan pohon secara rutin, dengan menyebar empat tim ke seluruh kawasan Kota Bogor. Terutama menjelang musim penghujan.
 
Pemeliharaan tersebut, dilakukan dengan cara melakukan pemangkasan, terhadap ranting-ranting pohon yang sudah terlalu rimbun. Juga dilakukan penebangan terhadap pohon yang kondisinya sudah rawan dan harus ditebang.
 
“Namun ada beberapa hal yang diluar perkiraan atau kendali kami. Jadi kami mohon agar masyarakat tetap selalu hati-hati, waspada apabila melintas di bawah pohon, apalagi waktu hujan dan angin besar,” pintanya.
 
Irfan menambahkan, tahun ini pihaknya akan menambah penelitian pohon, yang rencananya akan dilakukan bersam Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kehutanan. Juga untuk melanjutkan program KTP pohon pada 2021. 
 
Berdasarkan data terakhir, dari puluhan ribu pohon yang ada di sejumlah jalan protokol dan hutan kota di Kota Bogor, baru 816 pohon yang sudah ber-KTP.
 
Dari 816 pohon tersebut, sebanyak 120 pohon berkategori merah, 23 pohon berkategori coklat, 170 pohon berkategori kuning dan 503 pohon berkategori hijau. 
 
"Rencananya dimulai tahun depan kami akan menargetkan pendataan pohon setiap tahunnya. Pendataan akan kami lakukan di setiap lokasi dan jalan protokol," ungkapnya.
 
Untuk tahun ini, rencananya pendataan pohon akan dilakukan kepada 160 pohon yang tersebar di sejumlah wilayah. "Tahun ini kami targetkan ada 160 pohon yang akan kami data. Untuk tahun depan minimal 250 pohon," tutupnya.

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Sebanyak 5.392 Anak di Kota Bogor Alami Stunting

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:51 WIB

Kasus Covid-19 di Kota Bogor Tinggal 18 Pasien

Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:21 WIB

Soal Glow Kebun Raya Bogor, Ini Kata Bima Arya

Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:08 WIB
X