Telan Korban Jiwa, Pohon di Pusat Kota dan Jalan Protokol Ancam Keselamatan Warga Bogor

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:14 WIB
Pohon (Ilustrasi/ Pixabay)
Pohon (Ilustrasi/ Pixabay)

Telan Korban Jiwa, Pohon di Pusat Kota dan Jalan Protokol Ancam Keselamatan Warga

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR - Keberadaan pohon rindang di pusat kota dan sejumlah jalan protokol memang memberikan kesan sejuk dan enak dipandang. 
 
Terlebih, kehadiran pohon rindang juga kerap membuat para pengendara yang melintas baik roda dua maupun roda empat atau lebih, bisa merasa sejuk dan terhindar dari panas terik matahari.
 
Namun dibalik itu semua tahukah anda, jika tidak dirawat dengan tepat dan diperhatikan dengan baik. Kehadiran pohon rindang di pusat kota dan jalan protokol tentunya bisa menjadi ancaman yang serius bagi para pengendara dan penggunaan jalan. Seperti yang baru-baru ini saja terjadi.
 
Pada Minggu 10 Oktober 2021 kemarin, seorang pelajar berinisial MG (17) meninggal dunia akibat tertimpa dahan pohon saat melintas mengendarai sepeda motor di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
 
Menariknya, dahan pohon yang menimpa pelajar hingga tewas itu, berasal dari pohon yang konon berstatus sehat. Atau masuk dalam kategori hijau versi Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor.
 
Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Bogor Fahreza menilai, peristiwa tersebut tentunya perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Mengingat di Kota Bogor sendiri, banyak sekali terdapat pohon-pohon besar di sejumlah jalan protokol dan pusat kota.
 
"Tentunya ini harus jadi perhatian serius untuk Pemkot Bogor. Jangan sampai ada korban jiwa yang berjatuhan, akibat tertimpa dahan pohon," katanya, kepada ayobogor.com Selasa 12 Oktober 2021. 
 
Setidaknya ada beberapa ruas jalan di Kota Bogor yang ditumbuhi pohon-pohon rindang dan tua di samping kiri dan kanan badan jalan. Seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Jalan Padjajaran, Jalan Pengadilan dan jalan-jalan protokol lainnya.
 
"Minimal semua pohon itu dilakukan pengecekan. Di Kota Bogor ini kan ada puluhan ribu pohon yang tumbuh di sepanjang jalan protokol dan pusat kota. Jadi harus betul-betul diawasi, jangan jangan sampai kembali menelan korban jiwa lagi," tegasnya.
 
Fahreza juga meminta agar Pemkot Bogor dan dinas terkait langsung bergerak cepat mengambil langkah antisipatif. Mengingat sebentar lagi Kota Bogor bakal memasuki musim penghujan. Di mana tingkat potensi pohon tumbang dan dahan patah naik menjadi dua kali lipat.
 
"Harus cepat ditangani. Apalagi dalam waktu dekat ini kita akan memasuki musim penghujan. Di mana angin kencang dan hujan deras bisa saja membuat pohon tumbang atau membuat dahan pohon patah," pesannya

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Sebanyak 5.392 Anak di Kota Bogor Alami Stunting

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:51 WIB

Kasus Covid-19 di Kota Bogor Tinggal 18 Pasien

Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:21 WIB

Soal Glow Kebun Raya Bogor, Ini Kata Bima Arya

Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:08 WIB
X