Terdampak Covid-19, Angka Pengangguran di Jatim Meningkat

- Senin, 25 Januari 2021 | 11:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

SURABAYA, AYOJAKARTA.COM -- Sejumlah sektor di Indonesja terkena dampak pandemi Covid-19. Dalam dunia kerja, tak sedikit pula pekerja yang dirumahkan, begitu juga perusahaan yang terancam bangkrut akibat hantaman Covid-19.

Begitu pula di Jawa Timur (Jatim), pengangguran">angka pengangguran turut meningkat selama pandemi. Hal tersebut pun tertuang dalam catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim. 

Data yang diperoleh AyoSurabaya.com menyebut, pengangguran">angka pengangguran selama 2020 mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data, pengangguran">angka pengangguran di Jatim meningkat 5,26%, setara 1,3 juta orang. 

AYO BACA : Kominfo Batalkan Hasil Lelang Frekuensi 5G, Begini Penjelasannya

Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, ada penambahan ratusan ribu pengangguran baru selama pandemi. “Dari jumlah pekerja 8 juta lebih, ada penambahan 300 ribu pengangguran,\" kata Himawan, Senin (25/1/2021). 

Himawan menambahkan, ratusan ribu pengangguran">angka pengangguran tersebut didominasi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menurutnya, sebelum pagebluk, pengangguran di Jatim hanya sebesar 3,6%. 

Ia menjelaskan, sejumlah pekerja yang putus kerja selama pandemi tersebut belum bisa berangkat menjadi pekerja migran. 

AYO BACA : Harga Minyak Dunia Jatuh, Ini Penyebabnya

“Jumlah pengangguran juga didukung dari sektor migran,\" bebernya. 

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Cerita Perajin Kain Tapis

Jumat, 24 September 2021 | 07:10 WIB

Yamaha Berikan Diskon Servis di Bulan September Ceria

Jumat, 10 September 2021 | 17:23 WIB

Beli Yamaha Gear 125 Hemat Hingga Rp 3,5 Juta

Jumat, 10 September 2021 | 17:15 WIB
X