Sambut New Normal, Pos Indonesia Kembangkan Aplikasi Space

- Rabu, 27 Mei 2020 | 19:16 WIB
Pos Indonesia kembali melakukan terobosan dengan mengembangkan layanan digitalnya. (Dok. Pos Indonesia)
Pos Indonesia kembali melakukan terobosan dengan mengembangkan layanan digitalnya. (Dok. Pos Indonesia)

RAWAMANGUN, AYOJAKARTA.COM -- PT Pos Indonesia (Persero) telah mempersiapkan sederet skenario untuk memasuki era The New Normal di kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Skenario itu sejalan dengan arahan Kementerian BUMN dalam surat Menteri BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020.

Fitur dan layanan digital bakal menjadi ujung tombak operasional Pos Indonesia ke depan, di tengah kesibukan mendistribusikan Bantuan Sosial di seluruh wilayah Indonesia.

Pos Indonesia kembali melakukan terobosan dengan mengembangkan layanan digitalnya, yaitu membuat aplikasi videoconference sebagai media rapat secara virtual yang diberi nama SPACE, dan aplikasi di bidang layanan keuangan yaitu POS GIRO MOBILE.

Pengembangan aplikasi Space pada tahap awal ini diharapkan sebagai solusi atas kebutuhan komunikasi dan koordinasi internal yang lebih cepat serta efisien dalam menunjang operasional bisnis. 

Space adalah aplikasi yang dibangun oleh Divisi IT secara inhouse dan dinahkodai langsung oleh Direktur Strategic PT Pos Indonesia (Persero), Noer Fajrieansyah.

Seperti halnya aplikasi videoconference lain (Zoom, Google Meet atau Microsoft teams), Space lebih aman bagi Pos Indonesia, juga lebih efektif dan efisien dari sisi biaya karena dibuat dan dikembangkan sendiri oleh tim IT internal Pos Indonesia.

Noer Fajrieansyah mengatakan bahwa layanan ini bisa menjangkau pelosok dan menggunakan bandwith bersifat customizable atau adaptif. Space tetap dapat berjalan pada koneksi data rendah (minimal 50 Kbps) dan akan menampilkan kinerja yang maksimal di bandwith tinggi.

“Implementasi layanan ini dinilai sangat cocok untuk menjembatani komunikasi di internal Pos Indonesia, karena memiliki jumlah karyawan yang besar, kondisi regional yang tersebar di seluruh Indonesia, dan akses internet tidak merata.” jelas Noer Fajrieansyah, Rabu (27/5/2020).

Halaman:

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

Cerita Perajin Kain Tapis

Jumat, 24 September 2021 | 07:10 WIB

Yamaha Berikan Diskon Servis di Bulan September Ceria

Jumat, 10 September 2021 | 17:23 WIB

Beli Yamaha Gear 125 Hemat Hingga Rp 3,5 Juta

Jumat, 10 September 2021 | 17:15 WIB

Performa dan Rencana Strategi bank bjb syariah 2021

Senin, 6 September 2021 | 15:57 WIB
X