Dear Warga Jakarta, Tengok Tips Pemprov DKI Siasati Harga Minyak Goreng yang Meroket

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi minyak goreng kemasan yang dijual untuk masyarakat. (Pixabay)
Ilustrasi minyak goreng kemasan yang dijual untuk masyarakat. (Pixabay)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak goreng (migor) di pasaran meroket naik. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun punya tips menarik bagi warga Ibu Kota menyiasati naiknya harga minyak goreng.

Pemprov DKI menganjurkan warga membeli minyak goreng ukuran kecil. Imbauan ini dianggap menjadi salah satu solusi mengatasi meroketnya harga minyak goreng belakangan ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan Perikanan atau DKPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati menjelaskan, dengan membeli kemasan yang lebih kecil, artinya masyarakat tak perlu membayar mahal untuk minyak goreng.

Ia juga menyebut BUMD Food Station sudah menyediakan minyak dikemas ukuran kecil agar masyarakat bisa beli dengan harga sesuai kebutuhan.

Baca Juga: 3.000 Liter Minyak Goreng Bersubsidi Didistribusikan di Bazar KemenPUPR

"Kalau masyarakat itu keberatan dengan yang tadi saya sampaikan dengan kemasan 2 literan, kemasan 5 literan, itu Food Station membuat kemasan yang kecil," ujar Eli, Kamis (6/1/2022).

Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Sabtu (8/1), selain itu, Eli juga menyebut salah satu solusinya adalah dengan membeli minyak curah.

"Tentu saja pasti harganya lebih sesuai pada hari ini saya butuh ya beli. Kemudian kedua memang ada juga sistemnya adalah curah," tambah Eli.

Ia menambahkan, dengan adanya minyak goreng berbagai ukuran dan curah, maka warga bisa menyesuaikan pembelian sesuai dengan kebutuhan.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X