Gurih Kerupuk, Untung Bertumpuk

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:52 WIB
Usaha kerupuk Sumiati di Maesan, Bondowoso, Jawa Timur, berkembang berkat dukungan PNM Mekaar (pnm)
Usaha kerupuk Sumiati di Maesan, Bondowoso, Jawa Timur, berkembang berkat dukungan PNM Mekaar (pnm)

BONDOWOSO, AYOJAKARTA -- Sumiati adalah salah satu nasabah PNM Mekaar Maesan, Bondowoso. Masa pandemi yang berkepanjangan yang diikuti perubahan cara kerja dari rumah turut menyebabkan Sumiati yang seorang buruh pabrik di pabrik tembakau lebih enggan bekerja kembali di pabrik dan bertekad untuk usaha di rumah untuk mensejahterakan keluarganya.

Ibu Sumiati dan suami akhirnya memutuskan untuk menjadi pemasok kerupuk di Kecamatan Maesan.

“Keinginan saya dan suami untuk usaha kerupuk di rumah semakin kuat seiring pandemi yang terus berlanjut. Motivasi saya dan suami sangat kuat untuk membangun usaha sendiri. Saya percaya, motivasi adalah hal yang akan membantu mendorong saya dan suami untuk bertindak mencapai tujuan yang saya dan suami buat” ujar Ibu Sumiati.

Dengan banyaknya pelanggan yang dikunjungi oleh sang suami saat bekerja di pabrik tembakau, maka banyak cerita yang didapat dari pelanggan-pelanggan tersebut, salah satunya banyaknya toko dan warung yang susah untuk mendapat distributor kerupuk yang bisa diantar ke warungnya tanpa harus pergi ke pasar.

Dari cerita tersebut, muncul ide ibu Sumiati dan suami untuk memulai usaha pembuatan kerupuk. Dengan menggunakan modal yang dipunya saat itu

sebesar 3 juta rupiah, dari modal tersebut ia bisa membeli bahan baku kerupuk sebanyak 5 kg beserta alat-alat untuk produksi.

Di awal usaha,  Ibu Sumiati membuka lowongan kerja dengan mengajak teman-teman di kampungnya sebanyak 5 orang untuk membantu produksi kerupuk.

Dengan ketekunan dan kerja keras yang dilakukan Ibu Sumiati dan suaminya, PNM Mekaar hadir untuk memberikan bantuan modal untuk dapat mengembangkan usaha. Ia menerima pinjaman modal usaha sebesar 2 juta rupiah, hingga saat ini bertambah sebesar 7 juta rupiah.

Dari modal tersebut, ia dapat menambah jumlah produksi kerupuk dan jumlah karyawan berjumlah 13 orang. Penjualan kerupuk Ibu Sumiati juga meluas.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Riding Semakin Keren dengan Yamaha Gear Modification

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:12 WIB

Waspada Penipuan Mengatasnamakan bank bjb

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:30 WIB

Gurih Kerupuk, Untung Bertumpuk

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:52 WIB
X