Penjelasan BP Jamsostek Soal Keluhan Layanan yang Terjadi di Bekasi

- Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:17 WIB
sebagai ilustrasi pusat pelayananan BPJS TK/ Suara.com
sebagai ilustrasi pusat pelayananan BPJS TK/ Suara.com

BEKASI SELATAN, AYOJAKARTA.COM --  BP Jamsostek Bekasi Kota memberikan klarifikasi terkait keluhan peserta dan pemberitaan yang menyatakan bahwa layanan menjadi terhambat karena kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). 

Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Bekasi Kota Kunto Wibowo menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan miskomunikasi yang terjadi antara peserta maupun petugas di lapangan. Pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan aturan Pemkot Bekasi. 

"Kami melayani dengan sepenuh hati dan totalitas. Kebijakan WFH memang diterapkan, namun pegawai tetap bekerja secara profesional," kata Kunto kepada Ayobekasi.net, Rabu (14/10/2020).

AYO BACA : Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi Terkatung-katung, hanya Dilayani Satpam dan Petugas Kebersihan

Dia juga menegaskan bahwa persyaratan dan dokumen yang diwajibkan merupakan bagian dari proses verifikasi, bukan ditujukan untuk menyulitkan peserta atau membuat proses klaim menjadi rumit.  

"Kami tidak sedikitpun punya niatan untuk menyulitkan peserta atau ahli warisnya. Berbagai persyaratan dibutuhkan untuk menjamin bahwa klaim tersebut tepat sasaran dan jatuh kepada orang yang berhak menerimanya," ujarnya. 

Terkait pemberitaan yang menyebut bahwa hanya petugas kebersihan yang melayani peserta, Kunto juga memberikan klarifikasi. Petugas tersebut merupakan helper yang diperbantukan mengurus administrasi peserta sekaligus memberi kemudahan bagi mereka terkait proses administrasi.  

AYO BACA : 15 Pasien Covid-19 Diisolasi di The Green Hotel Bekasi

"Mereka adalah helper yang tidak memiliki tugas ganda selain membantu proses administrasi peserta," ujarnya. 

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Dua Terduga Teroris Kelompok JI Ditangkap di Bekasi

Jumat, 10 September 2021 | 13:49 WIB
X