Baznas Bekasi Salurkan Zakat 1,2 Miliar

- Rabu, 29 Mei 2019 | 05:53 WIB
Penyaluran dana zakat dari Baznas Kota Bekasi di Islamic Centre Bekasi, Bekasi Selatan, Selasa (28/5/2019). (dok. Humas Pemkot Bekasi).
Penyaluran dana zakat dari Baznas Kota Bekasi di Islamic Centre Bekasi, Bekasi Selatan, Selasa (28/5/2019). (dok. Humas Pemkot Bekasi).

BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi mendistribusikan dana zakat senilai Rp12 miliar lebih untuk para penerima zakat di Aula Muzdalifah Islamic Center Bekasi, Bekasi Selatan, Senin (28/5/2019).
 
Dana yang tersalurkan itu antara lain diberikan kepada 560 guru ngaji, 168 amil jenazah, 1400 anak yatim dhuafa, 125 ustaz pondok pesantren, dan 250 santri pondok pesantren yang tersebar di 12 kecamatan Kota Bekasi. 
 
\"Kegiatan penyaluran dana zakat ini kita lakukan sebelum Ramadan juga kita salurkan bantuan untuk mushola senilai Rp367 juga. Kita bersilaturahmi  dan menunaikan zakat sebagai bagian dari membersihan harta kita,\" kata Ketua Baznas Kota Bekasi Paray Said dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Bekasi. 
 
Perolehan zakat ini di antaranya berasal dari para aparatur pemerintahan lewat zakat profesi. Kendati begitu, masih ada sebagian yang belum menunaikannya, maka Paray berharap agar kedepan kewajiban itu terlaksana jauh lebih baik. 
 
\"Beberapa bulan terakhir mengalami penurunan penerimaan namun kedepannya bisa lebih baik lagi. Kadang bayar zakat tidak semua punya semangat maka kita terus sosialisasikan pentingnya zakat untuk kemaslahatan umat,\" ungkapnya. 
 
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono yang turut hadir dalam acara mengapresiasi kinerja Baznas Kota Bekasi selama ini. Salah satu prestasi yang mampu ditonjolkan oleh Baznas Kota Bekasi antara lain pada pengelolaan keuangan dana zakat sehingga memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. 
 
Tri menambahkan, kedepannya peran Baznas bisa lebih digiatkan sehingga mendapat kepercayaan dari warga untuk menyalurkan zakat. Pasalnya rata-rata jumlah zakat yang terkumpul lebih banyak berasal dari aparatur dengan potensi mencapai Rp1 miliar per bulannya. 
 
Namun begitu, dia berjanji mengevaluasi aparatur di dinas-dinas yang belum memenuhi kewajiban zakatnya. Saat ini, zakat profesi yang berhasil terkumpul dari para aparatur berada di kisaran Rp700-800 juta. 
 
\"Kedepan kita akan evaluasi dinas yang belum karena zakat banyak manfaatnya,\" tandasnya. 

AYO BACA : Inspektorat Larang Pejabat Bekasi Terima Bingkisan Lebaran

AYO BACA : Jadi Jalur Wisata, Puncak Bogor Prioritas Pengamanan Polisi

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Dua Terduga Teroris Kelompok JI Ditangkap di Bekasi

Jumat, 10 September 2021 | 13:49 WIB
X